Senin, 19 Mei 2014

Bapak (cangkir 1)




19.05.2014
Aku memanggilnya Bapak. Dia adalah pria hebat dalam hidupku. Segala hal dalam dirinya selalu menjadi tolak ukur untuk aku memilih pasangan nanti. Tipe pria yang bertanggung jawab, bijak, cerdas dan banyak hal lainnya. Bukan karena ia ayahku sehingga aku memujinya, tapi memang begitulah beliau, aku mengaguminya dan sangat hormat padanya. Jangan tanya apakah aku sayang padanya, maka aku akan menjawab, aku sangat sangat sangat sayang padanya.

Selasa, 01 April 2014

Yang #MudaMemilih




Tidak terasa sudah masuk bulan April saja, bulannya pemilu di Bumi Indonesia, haha. Teman-teman sudah menentukan pilihankah? Tanggal 9 April sebentar lagi loh. Ini penting! Karena satu suara kamu menentukan Indonesia kedepannya. Tapi semua pilihan ada di tangan kamu. Kamu mau menolak pemilu yang silahkan, mau golput juga monggo, ya terserah, asal kamu punya pilihan dan alasan kenapa melakukan itu. Yang aneh itu kalau kamu nggak punya pilihan, terombang-ambing sana-sini, termakan berita sana-sini, terhasut ajakan sana-sini. Oh, came on guys, you must be independent, termasuk dalam menentukan siapa capres pilihan kamu. #tsaahh gaya ngomong gue..:D.

Selasa, 14 Januari 2014

Ngobrol dengan Angin (Cangkir 2)

I'm in Berhala Island


Kali ini aku kembali menulis di note, setelah beberapa minggu berkutat dengan blog. Ada teman yang mengeluh, loadingnya terlalu lama jika membaca catatan dari blog karena dia bukanya dari hp, jadilah aku menulis di keduanya, note dan juga blog. Ini penting untuk memperluas para pembaca (ceilah, gaya lu Ndah!)
14 Januari 2014, pukul 03.00 Wib di ranjang empuk saya….

Saya tiba-tiba teringat judul ini, yang saya buat dua tahun lalu di catatan FB, karena ingin menuliskan unek-unek, tapi nggak tahu mau buat judul apa. Hm lebih tepatnya sih, karena ingin mengungkapkan unek-unek, tapi nggak tahu sama siapa. Jadilah saya me’Ngobrol Dengan Angin’ saja. :D

Jumat, 27 Desember 2013

Surat Cinta Untuk Ibu (Surat Cinta yang Tak Sampai)

Me With My Mom :)


To My Great Mother and Best Friend :)
Assalamu’alaikum ibuku yang cantik, maaf kalau selama beberapa bulan belakangan ini anakmu semakin jarang pulang, seperti lupa menyambangi beranda rumah, bahkan hanya untuk sebuah pelukan apa kabar. 

Tidak Bu, aku tidak sengaja lupa, aku bahkan sangat ingat, dan terluka sendiri kalau mengingat kesibukan yang akhir-akhir ini semakin mendera. Aku rindu Kau, Bu! Tapi harus bagaimana, aku harus tetap berjuang Bu, bukan hanya untuk aku, tapi juga demi Ibu, demi kebahagiaan Ibu nanti.

Rabu, 25 Desember 2013

Puisi Sahabat 3

Me (Right) With My Little Sister (Left)
: Rizky Nabila

Kapan terakhir kali kita berbagi kisah, Nab?
Sudah lama sekali sejak obrolan terakhir
Pada pertemuan di suatu senja yang yang dulu

Hanya saat musim penghujan datang, aku bertanya-tanya
Kemana adik kecilku?

Rabu, 04 Desember 2013

Uniknya Si Danau Mungil




 Foto di Danau Linting bersama teman-teman Dinamika




Berawal dari cerita seorang teman, ia bilang kalau ada satu objek wisata danau yang menarik. Danau itu terkenal karena air hangat berwarna hijau kebiruan. Wisata ini pun mampu membuat kami tertarik untuk mengunjungi danau tersebut.

Sabtu, 30 November 2013

Kampung Medan: Kesaksian Sejarah Kota Medan



Gambar dari Google

Kota sedinamis Medan, tentunya tidak bisa dipisahkan dari perjalanan sejarahnya. Bahkan banyak orang yang sama sekali tidak mengetahui bagaimana sejarah terbentuknya Kota Medan, hingga bermunculan berbagai persepsi yang salah mengenai sejarah lahirnya Kota Medan. Berangkat dari hal ini, kita perlu menganalisa lebih jauh mengenai kebenaran sejarah lahirnya Kota Medan. 

Banyak yang mengatakan bahwa Kota Medan berkembang dari sebuah kampung yang terletak di daerah pertemuan Sungai Deli dengan Sungai Babura. Kemudian daerah tersebut dibuka menjadi Kampung Medan oleh seorang tokoh yang bernama Guru Patimpus. Lantas, sekarang tempat itu dijadikan sebuah nama jalan yang ada di Medan yaitu Jalan Guru Patimpus.